Lewati ke konten

Pengetahuan Cerita mitra

“Salah satu keputusan terbaik yang pernah diambil Big Life Foundation.”

“Salah satu keputusan terbaik yang pernah diambil Big Life.”
Big Life Foundation melindungi satwa liar di seluruh ekosistem Greater Amboseli di Kenya bagian selatan, tempat ratusan ranger komunitas menjaga satwa liar dan kawasan alam. Pertanyaannya bukan apakah mereka perlu dilatih — melainkan bagaimana membuat pelatihan itu bertahan lama.

Hingga beberapa tahun lalu, pelatihan mengandalkan instruktur eksternal yang sering menawarkan kursus seragam dengan sedikit relevansi terhadap medan atau tantangan lokal. Hasilnya adalah pengembangan keterampilan yang tidak merata, biaya tinggi, dan dampak jangka panjang yang terbatas.

Pada 2018, Big Life membuat perubahan strategis. Mereka bermitra dengan LEAD Conservation, sebuah yayasan yang berfokus membangun kapasitas pelatihan internal melalui model "train-the-trainer". Alih-alih terus mendatangkan pelatih dari luar, tujuannya adalah mengembangkan ranger Big Life sendiri menjadi instruktur — menanamkan solusi jangka panjang di dalam tim itu sendiri.

Membangun akademi

Dengan dukungan LEAD Conservation dan Thin Green Line Foundation, Big Life mendirikan Amboseli Conservation Academy, pusat pelatihan permanen yang mampu menyelenggarakan program lapangan berminggu-minggu. Kursus awal mencakup pertolongan pertama lanjutan, keterampilan patroli taktis, respons kejahatan satwa liar, dan — yang terpenting — metode pengajaran dan kepemimpinan. Instruktur LEAD menyampaikan gelombang pelatihan pertama, dengan fokus mempersiapkan ranger Big Life untuk mengambil alih instruksi sendiri.

Model itu berhasil. Dalam dua tahun, Big Life telah melatih instrukturnya sendiri, yang kini menjalankan kursus penyegaran rutin dan program orientasi bagi semua ranger. Sejak 2023, Big Life sepenuhnya mandiri dalam pelatihan setelah menginternalisasi dan menyesuaikan kurikulum LEAD dengan konteks operasionalnya. Materi telah diterjemahkan ke dalam bahasa Maa jika diperlukan, dan pelajaran disampaikan melalui demonstrasi lapangan serta penceritaan lisan agar menjangkau setiap anggota tim.

“Bergabung dengan LEAD adalah salah satu keputusan terbaik yang pernah diambil Big Life Foundation.” — Craig Millar, Chief Operating Officer, Big Life Foundation

Hasilnya

  • 4+ tahun tanpa kehilangan gajah akibat kejahatan satwa liar di area patroli Big Life.
  • 12 pelatih ranger internal kini menyampaikan seluruh instruksi.
  • 2023 sepenuhnya mandiri dalam pelatihan.

Ranger yang terlatih dalam pertolongan pertama telah menyelamatkan nyawa, baik di lapangan maupun di komunitas sekitar. Biaya pelatihan turun secara signifikan, sehingga sumber daya dapat dialihkan untuk peralatan dan operasi. Dan hasil terkuatnya bersifat budaya: ranger kini memandang diri mereka sebagai pelindung sekaligus profesional. Instruktur muncul dari berbagai latar belakang, termasuk mereka yang tidak pernah mengenyam pendidikan formal. Seperti yang dikatakan seorang ranger senior:

“Saya tidak pernah bersekolah, tetapi sekarang saya melatih orang lain. Saya telah menyelamatkan nyawa berkat apa yang saya pelajari.” — Ranger senior, Big Life Foundation

Mengapa berhasil

Keberhasilannya terletak pada sifatnya yang praktis. Pelatihan disesuaikan dengan lanskap dan didasarkan pada kondisi yang benar-benar dihadapi ranger. Para ranger berlatih di semak, dalam bahasa mereka sendiri, dan dipimpin oleh rekan-rekan mereka sendiri. Hal ini membangun kebanggaan, rasa memiliki, dan kompetensi nyata.

Kolaborasi ini menunjukkan apa yang terjadi ketika pelatihan diperlakukan bukan sebagai sebuah kegiatan, melainkan sebagai sebuah sistem. Kontribusi jangka panjang LEAD Conservation bukan hanya keterampilan — melainkan kemampuan untuk terus mengajarkan keterampilan tersebut lama setelah LEAD pergi. Big Life dan LEAD terus berkolaborasi, berbagi pelajaran dengan kawasan konservasi lain, dan menyesuaikan kurikulum seiring munculnya ancaman baru.

Ingin menerapkan hal ini di organisasi Anda? Lihat cara kerja kemitraan →

Cerita mitra