Bukti
Kami mengukur apa yang kami klaim.
Setiap tahun kami mewawancarai para mitra, mensurvei para peserta didik, dan menilai kompetensi sebelum dan sesudah setiap kursus. Halaman ini dibangun dari data tersebut — termasuk keterbatasannya.
organisasi yang didukung
negara yang dijangkau
orang dilatih & disertifikasi oleh LEAD
dilatih lebih lanjut oleh instruktur milik mitra sendiri
BAGAIMANA KAMI MENGETAHUINYA
Tiga aliran bukti, setiap tahun.
Wawancara mitra
Manajemen senior dari setiap organisasi yang baru saja dilatih, diwawancarai 6–12 bulan setelah intervensi: apakah pelatihan memenuhi kebutuhan mereka, apa yang berubah, apa yang mandek.
Survei peserta didik
Peserta didik secara individu, 6–24 bulan setelah kursus: keterampilan yang diterapkan dalam insiden nyata, kepercayaan diri dari waktu ke waktu, pelatihan internal yang telah dijalankan.
Penilaian kompetensi
Pengukuran sebelum dan sesudah pada setiap kursus: apa yang bisa dilakukan peserta didik sebelumnya, dan apa yang terbukti bisa mereka lakukan sesudahnya.
Kejujuran tentang keterbatasan: sampel kami kecil dan pemilihan peserta didik tidak acak — laporan lengkap menyatakannya secara eksplisit, bersama metodologi dan hasil mentahnya. Mintalah kepada kami; kami membagikannya secara utuh.
APA YANG DITUNJUKKAN BUKTINYA
Empat temuan yang penting.
Nyawa terselamatkan, terdokumentasi
25 tindakan pertolongan pertama oleh peserta didik pada tahun 2025 — gigitan ular, serangan kerbau, kecelakaan lalu lintas, luka tembak. Setiap hasil yang diketahui: selamat. Nol laporan insiden akibat teknik yang salah.
"Saya menangani seorang anak laki-laki yang digigit kobra penyembur merah dan berhasil memasang perban ular. Anak itu selamat dari efek racunnya." — peserta didik, Kenya
Kemandirian, dalam satu tahun
Proporsi mitra yang disurvei yang menjalankan pelatihan internal sendiri naik dari 66% menjadi 100%. Satu mitra di Kenya telah melatih 90% dari seluruh tenaga rangernya dengan instrukturnya sendiri.
"Anggaran pelatihan kini memungkinkan lebih banyak hal. Kami mengalokasikan ulang untuk peralatan ranger dan kesejahteraan." — organisasi mitra
Dari reaktif menjadi proaktif
Dari para analis yang disurvei setelah kursus pemecahan masalah kami, 80% menerapkan seluruh perangkatnya dalam pekerjaan mereka — menganalisis pola kejahatan terhadap satwa liar, memetakan konflik manusia–satwa liar, dan mengungkap perdagangan satwa liar yang sebelumnya tidak diketahui.
"Analisis masalah kini menjadi langkah rutin sebelum setiap respons lapangan." — analis peserta didik
Masyarakat merasakannya
Mitra yang melaporkan manfaat langsung bagi masyarakat: penolong pertama terlatih yang mudah dijangkau, hidup berdampingan dengan satwa liar secara lebih aman, dan 13.296 anggota masyarakat serta pelajar yang diedukasi oleh instruktur ranger.
"Masyarakat kini lebih positif terhadap ranger. Hubungannya menjadi lebih baik." — organisasi mitra
lebih sedikit jerat di 1.300 km² — dalam satu tahun
Di Way Kambas, Indonesia, tim yang dibina LEAD menerapkan kerangka Integrated Threat Reduction pada tingkat preventif: memahami siapa yang memasang jerat dan mengapa, lalu mengubah kondisi yang membuat penjeratan menguntungkan.
Baca studi kasus lengkap"Ranger kami tidak akan sampai pada posisi mereka sekarang tanpa program LEAD — program ini telah membantu mereka tumbuh dan melompat jauh melampaui impian terliar mereka."
Pengakuan
2× Penghargaan Herman Goldstein
Pengakuan internasional atas keunggulan dalam pemolisian berorientasi masalah — diterapkan pada konservasi.
Sumber daya ASU POP Center
Integrated Threat Reduction terdaftar sebagai sumber daya untuk permasalahan kawasan liar oleh Center for Problem-Oriented Policing, Arizona State University.
Bersertifikat ANBI
Status lembaga kepentingan umum Belanda (RSIN 856 268 781) — beserta kewajiban transparansi dan pelaporan tahunan yang menyertainya.
TELUSURI LEBIH DALAM
Baca laporan lengkapnya, lalu putuskan.
Laporan tahunan Monitoring, Evaluation & Learning — metodologi, ukuran sampel, keterbatasan, dan temuan — tersedia atas permintaan.